Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penambatan Molekuler Senyawa Ekstrak Etanol Daun Jawer Kotok (Coleus atropurpureus L. Benth) sebagai Antagonis Reseptor COX-2 F. Haryanto Susanto; Siti Zamilatul Azkiyah; Dara Loviana Subagyo; Michael Resta Surya Yanuar
Tinctura Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Farmasi Tinctura
Publisher : Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/tinctura.v6i2.7269

Abstract

Daun jawer kotok (Coleus atropurpureus L. Benth) diketahui memiliki potensi sebagai penghambat enzim siklooksigenase (COX) yang berperan pada peradangan. Peradangan sendiri sebagai respon alami tubuh jika berlangsung kronis dapat berperan dalam munculnya penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas senyawa hasil uji LC-MS/MS ekstrak etanol daun jawer kotok yaitu betaine dalam menghambat COX-2. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi untuk memperoleh rendemen ekstrak yang kemudian diuji LC-MS/MS untuk mengetahui senyawa apa saja yang terkandung didalamnya. Analisis in silico melalui molecular docking menunjukkan bahwa betaine memiliki nilai binding affinity sebesar -3,9, sedangkan ligan natif sebesar -11,2, yang menunjukkan bahwa afinitas interaksi betaine lebih rendah dibandingkan ligan natif. Dengan demikian, ekstrak etanol daun jawer kotok memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami, meskipun interaksi betaine dalam molecular docking masih lebih rendah dibandingkan ligan natif.
UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN JAWER KOTOK (Coleus atropurpureus L. Benth) SECARA IN VITRO F.X. Haryanto Susanto; Aqidatun Naffiah Choirunniza; Dara Loviana Subagyo; Michael Resta Surya Yanuar
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v10i2.469

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh akumulasi radikal bebas berlebih dalam tubuh. Radikal bebas yang bersifat reaktif terhadap sel dan jaringan menyebabkan penurunan fungsi secara bertahap. Kurangnya jumlah antioksidan endogen untuk menetralkan radikal bebas mendorong perlunya ada tambahan antioksidan eksogen. Jawer kotok (Coleus atropurpureus L. Benth), terutama dalam hal ini pada bagian daun diketahui berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Tujuan dilaksanakannya studi ini untuk mengevaluasi kinerja antioksidan ekstrak etanol daun jawer kotok secara in vitro menggunakan metode peredaman radikal bebas dengan DPPH dan kpasitas antioksidan dengan FRAP. Ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi dengan perbandingan pelarut dan sampel adalah 3 : 1 untuk memperoleh rendemen ekstrak yang kemudian diuji aktivitas antioksidannya. Hasil uji DPPH menggambarkan bahwa ekstrak dikategorikan memiliki aktivitas antioksidan tinggi dengan nilai IC50 > 60 ppm. Uji FRAP menunjukkan nilai rata-rata 160,043 mg AAE/g ekstrak, yang mengindikasikan kapasitas reduksi yang baik. Dengan demikian, ekstrak etanol daun jawer kotok potensial dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan alami berdasarkan evaluasi uji DPPH dan FRAP yang diperoleh.
Potensi Senyawa pada Tanaman Secang (Caesalpinia Sappan) dalam Menghambat Enzim COX-2 sebagai Antiinflamasi Lealita; Anastasia Risvina Easter Ajie Pramesti; Rollando; Michael Resta Surya Yanuar
Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jfmc.v3i2.79

Abstract

Inflamasi merupakan respon imun terhadap infeksi atau kerusakan jaringan yang melibatkan enzim Siklooksigenase-2 (COX-2) dalam sintesis prostaglandin. Menghambat COX-2 merupakan strategi penting dalam pengembangan obat antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyalakan potensi senyawa aktif dari kayu secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai inhibitor COX-2 melalui pendekatan in silico. Docking molekuler dilakukan pada protein COX-2 (PDB ID: 5KIR) menggunakan PyRx, dilanjutkan dengan metode validasi dan analisis interaksi ligan. Simulasi dinamika molekuler (MD) menggunakan YASARA dilakukan pada senyawa dengan afinitas terbaik. Hasil docking menunjukkan bahwa protosappanin A memiliki afinitas pengikatan sebesar –9,7 kkal/mol, lebih tinggi dari brazilin (–9,2 kkal/mol) dan sappanone B (–9,3 kkal/mol), meskipun masih lebih rendah daripada ligan asli (–10,3 kkal/mol). Simulasi MD selama 100 ns menunjukkan stabilitas stabilitas dengan nilai RMSD 1,5–2,0 Å dan RMSF rata-rata 1,0 Å. Hasil ini menunjukkan bahwa protosappanin A berpotensi sebagai inhibitor COX-2 dan kandidat antiinflamasi alami yang menjanjikan. Temuan ini memerlukan validasi lebih lanjut untuk mengonfirmasi potensinya. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi titik awal yang kuat untuk penelitian lebih lanjut melalui uji in vitro dan in vivo, untuk mendukung potensi terapeutiknya yang menjanjikan dan membuka peluang baru untuk mengembangkan pengobatan yang lebih efektif.