Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)

PENGARUH WAKTU ULTRASONIC ASSISTED EXTRACTION DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP AKTIVITAS ANTIPIRETIK

silvi nurafni (STTIF Bogor)
Siti Mariam (Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor)
Imam Maulana (Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2026

Abstract

Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan sebagai antipiretik yaitu daun kelor. Daun kelor mengandung golongan alkaloid, saponin, fenol, flavonoid, dan steroid yang berkhasiat sebagai antipiretik. Penelitian ini bertujuan mengetahui golongan senyawa yang terdapat pada ekstrak daun kelor serta menentukan dosis ekstrak terbaik yang mempunyai efek antipiretik terhadap mencit putih jantan yang diinduksi dengan pepton 5%. Mencit yang digunakan pada uji ini sebanyak 32 ekor yang dibagi menjadi 8 kelompok perlakuan uji. Penurunan suhu pada mencit digunakan termometer digital untuk mengukur suhu rektal. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mengandung golongan alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, dan triterpenoid. Hasil ekstrak etanol daun kelor yang diekstraksi selama 20 menit dengan dosis (100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB) memiliki penurunan suhu tubuh berturu-turut sebesar 0,3°C; 1,7°C; 0,6°C setelah 150 menit. Ekstrak daun kelor yang diekstraksi selama 40 menit dengan dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB memiliki penurunan suhu tubuh berturu-turut sebesar 0,1°C; 1,0°C; 1,0°C setelah 150 menit. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor (EDK) memiliki aktivitas antipiretik yang ditunjukkan oleh kemampuannya menurunkan suhu tubuh mencit yang mengalami demam. Dari seluruh kelompok perlakuan, kelompok EDK dengan waktu ekstraksi 20 menit dengan dosis 200 mg/kgBB memberikan efek antipiretik terbaik dengan rata-rata penurunan suhu sebesar 1,7°C, mendekati efektivitas kontrol positif (parasetamol) yang menghasilkan penurunan suhu sebesar 2,1°C. Namun Hasil dari uji perbedaan Kruskal-Wallis menunjukkan sig < 0,05 maka tidak ada perbedaan yang signifikan waktu ekstraksi dengan metode (UAE) daun kelor terhadap aktivitas penurunan suhu pada mencit putih jantan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

farmamedika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmamedika dikelola oleh Lembag Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor. Frekuensi penerbitan jurnal sebanyak 2 kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember. Kategori tulisan berupa hasil penelitian dari peneliti maupun akademisi dalam ...