Upaya pemerintah salah satunya untuk memenuhi asupan zat besi pada ibu hamil adalah dengan melakukan pemberian tablet tambah darah sebagai salah satu upaya penting dan merupakan cara yang efektif karena dapat mencegah dan menanggulangi anemia akibat berkurangnya kadar hemoglobin dalam darah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi, perbedaaan kadar hemoglobin pada trimester 1 dan trimester 3, serta hubungan penggunaan tablet tambah darah terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif secara retrospektif dari rekam medis dan hasil Laboratorium periode Januari – Desember 2024 di UPTD Puskesmas Cipaku. Hasil penelitian terhadap 109 sampel, menunjukkan umur terbanyak kategori dewasa awal 52,29%, pekerjaan ibu rumah tangga 73,39%, pendidikan terakhir SD 44,67%, status gravida (G) kategori multigravida 73,39%. Berdasarkan hasil yang diperoleh yaitu kadar hemoglobin trimester 1 11,62 (g/dL) dan terjadi penambahan rata – rata kadar hemoglobin trimester 3 12,83 (g/dL). Hasil uji wilcoxon menunjukkan p-value 0,00 ? 0,05 menandakan tablet tambah darah memiliki hubungan terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dari trimester 1 ke trimester 3. Hasil uji wilcoxon effect sizes sebesar 0,83 ? 0,5 menunjukan bahwa tablet tambah darah memiliki hubungan yang sangat besar terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada Ibu hamil.
Copyrights © 2026