Neilli Apolina CCI
Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN AMOXICILLIN DI MASYARAKAT KAMPUNG KOLEBERES RW 16 KELURAHAN DAYEUHLUHUR KECAMATAN WARUDOYONG KOTA SUKABUMI Neilli Apolina CCI; Yudi Setiawan
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v6i2.127

Abstract

Ketidaktepatan penggunaan amoxicillin banyak ditemukan di masyarakat luas. Hal ini dapat menjadi penyebab terjadinya resiko buruk seperti resistensi antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan penggunaan amoxicillin di masyarakat kampung Koleberes RW 16 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Data dikumpulkan dengan teknik pengisian kuisioner yang telah divalidasi. Sampel ditentukan dengan purpose sampling berdasarkan kriteria inklusi yaitu masyarakat berusia 17-65 tahun dengan jumlah responden sebanyak 78 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase tingkat pengetahuan responden terhadap amoxicillin, diketahui bahwa yang termasuk kedalam kategori tingkat pengetahuan baik sebanyak 17,9 %, kategori cukup sebanyak 46,2%, dan kategori kurang sebanyak 35,9%. Sementara untuk tingkat penggunaan amoxicillin, responden yang termasuk kedalam kategori tingkat pengetahuan baik sebanyak 15,4%, kategori cukup sebanyak 43,6%, dan kategori kurang sebanyak 41%.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN RESEP TUNAI DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR Neilli Apolina CCI; Tutik Ekowati
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v7i2.156

Abstract

Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian. Salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pelayanan kefarmasian di apotek adalah dengan studi kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sosiodemografi konsumen , tingkat kepuasan konsumen dan mengetahui nilai kesenjangan (selisih antara harapan dan kenyataan) pasien resep tunai terhadap pelayanan di Apotek Kimia Farma No. 7 Bogor. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Single Cross Sectional Study (pendekatan dengan observasi atau pengumpulan data sekaligus dalam kondisi waktu tertentu). Responden yang dipilih adalah pengunjung Apotek Kimia Farma 07 yang datang untuk menebus resep dengan metode non propability sampling dengan jumlah tertentu. Tingkat kepuasan konsumen diukur menggunakan model SERVQUAL (Service Quality) terhadap 5 dimensi kualitas layanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Hasil penelitian menunjukan presentase tingkat kepuasan konsumen rata-rata sebesar 95,02%. Dimensi tangibel merupakan dimensi yang paling memerlukan perbaikan karena nilai rata-rata kesenjangan paling tinggi yaitu minus 0,283 dan tingkat kepuasan terendah diantara yang lain yaitu 94,27 %. Dan dimensi yang paling tinggi adalah dimensi responsive dengan tingkat kesenjangan adalah minus 0,202 dan tingkat kepuasan 95,74%.
EVALUASI PENGADAAN OBAT BERDASARKAN KINERJA PELAYANAN PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) DI APOTEK SUKAHATI CIBINONG TAHUN 2023 Neilli Apolina CCI; Zita Hayati
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v10i2.541

Abstract

Pedagang Besar Farmasi (PBF) merupakan penyalur sediaan farmasi ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kekosongan dan keterlambatan dapat menyebabkan tidak tersedianya sediaan farmasi sehingga dapat menghambat pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengadaan obat dan evaluasi pengadaan obat berdasarkan kinerja pelayanan PBF, mengetahui kesesuaian jenis pesanan, jumlah pesanan dan lead time berdasarkan Service Level Supplier dan mengetahui faktor penyebabnya. Sifat penelitian deskriptif dengan metode mengumpulkan data sekunder cara retrospektif, mengumpulkan dari surat pesanan serta faktur. Hasil penelitian menunjukan proses pengadaan dilakukan melalui PBF resmi setiap selasa dan jumat, evaluasi pengadaan berdasarkan Service Level Supplier terhadap jenis pesanan berkisar antara 76% - 93%, jumlah pesanan berkisar antara 60% - 92%, dan terhadap lead time 60% - 95%. Diperoleh hasil 5 PBF dengan kinerja baik ( 83% - 88%) dan 5 PBF dengan kinerja tidak baik (67%- 80%.). Evaluasi pengadaan obat berdasarkan kinerja pelayanan PBF belum semua baik menurut Service Level Supplier yang ditetapkan.
HUBUNGAN PENGGUNAAN TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS CIPAKU BOGOR Neilli Apolina CCI; Pramudita Rahmadhani
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v11i1.681

Abstract

Upaya pemerintah salah satunya untuk memenuhi asupan zat besi pada ibu hamil adalah dengan melakukan pemberian tablet tambah darah sebagai salah satu upaya penting dan merupakan cara yang efektif karena dapat mencegah dan menanggulangi anemia akibat  berkurangnya kadar hemoglobin dalam darah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi, perbedaaan kadar hemoglobin pada trimester 1 dan trimester 3, serta hubungan penggunaan tablet tambah darah terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif secara retrospektif dari rekam medis dan hasil Laboratorium  periode Januari – Desember 2024 di UPTD Puskesmas Cipaku. Hasil penelitian terhadap 109 sampel, menunjukkan umur terbanyak kategori dewasa awal 52,29%, pekerjaan ibu rumah tangga 73,39%, pendidikan terakhir SD 44,67%, status gravida (G) kategori multigravida 73,39%. Berdasarkan hasil yang diperoleh yaitu  kadar hemoglobin trimester 1 11,62 (g/dL) dan terjadi penambahan rata – rata kadar hemoglobin trimester 3 12,83 (g/dL). Hasil uji wilcoxon menunjukkan p-value 0,00 ? 0,05 menandakan tablet tambah darah memiliki hubungan terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dari trimester 1 ke trimester 3. Hasil uji wilcoxon effect sizes sebesar 0,83 ? 0,5 menunjukan bahwa tablet tambah darah memiliki hubungan yang sangat besar terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada Ibu hamil.