Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, konsumsi rumah tangga, dan pengeluaran pemerintah terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. IPM merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan manusia melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data panel dari 34 provinsi di Indonesia selama periode 2022–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Untuk memperoleh model yang memenuhi asumsi penelitian, dilakukan transformasi logaritma natural pada variabel independen.
Copyrights © 2026