Beras merupakan komoditas pangan strategis yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Medan. Perkembangan produksi, harga, dan konsumsi beras yang berfluktuasi dapat memengaruhi ketersediaan dan keseimbangan pasar beras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi beras, harga beras, dan konsumsi beras terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras di Kota Medan periode 1995–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Ketahanan Pangan, dan instansi terkait lainnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji stasioneritas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program EViews. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa produksi beras, harga beras, dan konsumsi beras berpengaruh terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi beras berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras, harga beras berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras, sedangkan konsumsi beras berpengaruh negatif terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9976 menunjukkan bahwa 99,76% variasi ketersediaan dan keseimbangan pasar beras dapat dijelaskan oleh variabel penelitian. Oleh karena itu, peningkatan produksi beras dan stabilisasi harga perlu terus dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan dan keseimbangan pasar beras di Kota Medan.
Copyrights © 2026