Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu indikator penting dalam perencanaan pembangunan daerah karena berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Kota Medan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara mengalami peningkatan angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk terhadap pertumbuhan penduduk di Kota Medan baik secara parsial maupun simultan. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa ketiga variabel independen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan dan BPS Provinsi Sumatera Utara periode 2005–2024. Populasi penelitian adalah seluruh data kependudukan Kota Medan, sedangkan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 20 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, serta uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial angka harapan hidup dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk di Kota Medan. Sementara itu, kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Secara simultan, angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Dengan demikian, kepadatan penduduk merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kota Medan. Disarankan agar Pemerintah Kota Medan memperhatikan pengendalian kepadatan penduduk dan pemerataan pembangunan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026