Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan transportasi dan logistik untuk meningkatkan efektivitas kinerja operasional melalui pemanfaatan sistem digital, salah satunya sistem tracking armada. Dalam industri logistik dan transportasi, integrasi teknologi digital, khususnya sistem tracking atau pelacakan, telah membawa perubahan signifikan dalam proses pengiriman barang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem tracking, manajemen armada, dan kualitas informasi operasional terhadap efektivitas kinerja operasional armada di PT. Petro Karya Trans dan memberikan implikasi manajerial unuk meningkatkan efektifitas operasional PT. Petro Karya Trans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada karyawan yang terlibat langsung dalam operasional armada, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tracking (X1) dan Manajemen armada (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas operasional (Y). Sementara itu, kualitas informasi (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas operasional (Y). Hasil analisis Importance-Performance Map Analysis (IPMA) menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas operasional armada perlu difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan sistem tracking serta peningkatan kualitas informasi yang relevan, dengan tetap mempertahankan kinerja pada aspek yang telah berjalan dengan baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan literatur manajemen operasional dan sistem informasi logistik, serta implikasi praktis bagi perusahaan transportasi dalam merancang strategi peningkatan kinerja operasional berbasis teknologi informasi.
Copyrights © 2026