Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motif penggunaan fitur Paylater di kalangan pelajar serta memahami faktor-faktor yang melatarbelakanginya, apakah lebih didorong oleh kebutuhan atau kecenderungan gaya hidup konsumtif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa Universitas Asahan yang aktif menggunakan layanan Paylater di berbagai platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Paylater dilatarbelakangi oleh dua motif utama: memenuhi kebutuhan mendesak saat menghadapi keterbatasan finansial, dan dorongan gaya hidup konsumtif yang diperkuat oleh promo, diskon, serta pengaruh lingkungan sosial. Faktor kemudahan akses, komunikasi pembayaran, dan daya tarik promosi menjadi pendorong utama penerapan layanan ini. Di sisi lain, penggunaan yang tidak terkendali berpotensi memicu pembelian impulsif dan ketidakstabilan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Paylater bersifat dikotomatisasi dan urgensi literasi keuangan menjadi aspek penting bagi mahasiswa agar dapat menggunakan layanan fintech secara lebih bijak.
Copyrights © 2026