Kualitas gas bumi yang didistribusikan kepada pelanggan industri perlu dijaga karena dapat memengaruhi kestabilan proses produksi dan kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas gas bumi yang didistribusikan oleh PT Pertagas Niaga, mengevaluasi kestabilan proses distribusi menggunakan metode Statistical Process Control (SPC), serta mengidentifikasi akar penyebab permasalahan melalui Root Cause Analysis (RCA). Data yang digunakan berupa data operasional distribusi gas bulan November 2024 yang meliputi temperatur, tekanan, laju alir, dan pressure differential (ΔP). Analisis SPC dilakukan menggunakan peta kendali Individuals-Moving Range (I-MR), sedangkan RCA dilakukan menggunakan Fishbone Diagram dan metode 5 Why Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses distribusi gas berada dalam kondisi terkendali secara statistik dengan nilai CL sebesar 36,5374°C, UCL sebesar 40,2289°C, dan LCL sebesar 32,8459°C, dimana seluruh data temperatur masih berada dalam batas kendali. Namun, hasil RCA menunjukkan bahwa terbentuknya kondensat akibat pressure drop pada Pressure Regulating Station (PRS) serta tidak tersedianya mini scrubber menjadi faktor utama yang berpotensi menyebabkan gangguan pada proses pembakaran pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian pembentukan kondensat dan peningkatan fasilitas pemisahan kondensat untuk menjaga kualitas gas yang didistribusikan.
Copyrights © 2026