Perkembangan financial technology (fintech) telah mendorong peningkatan penggunaan dompet digital di berbagai kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa. Kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan dompet digital menjadikannya sebagai salah satu alat transaksi yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tingginya intensitas penggunaan dompet digital belum tentu diikuti oleh tingkat literasi keuangan digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman dan pemahaman mahasiswa Universitas Asahan dalam menggunakan dompet digital dari perspektif literasi keuangan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner terbuka kepada 60 mahasiswa Universitas Asahan yang pernah atau sedang menggunakan dompet digital. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan aplikasi DANA karena dianggap praktis, mudah digunakan, serta mempermudah berbagai aktivitas transaksi, seperti transfer uang, pembayaran melalui QRIS, pembelian pulsa dan paket data, serta belanja online. Pengalaman penggunaan dompet digital secara umum memberikan dampak positif berupa kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam bertransaksi. Dari perspektif literasi keuangan digital, mahasiswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai penggunaan fitur-fitur dompet digital dan mekanisme transaksi digital. Namun, pemahaman tersebut masih didominasi oleh aspek teknis dan operasional, sedangkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan digital, pengendalian perilaku konsumtif, serta risiko keamanan transaksi digital masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan untuk meningkatkan literasi keuangan digital mahasiswa agar mampu menggunakan layanan keuangan digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026