Pre dan post conference merupakan bagian penting dalam komunikasi klinis tim keperawatan yang bertujuan untuk menjamin kesinambungan, efektivitas, dan standar keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pre dan post conference di Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus observasional menggunakan form yang merujuk pada MPKP. Observasi dilakukan selama 3 hari pada 9 shift. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pre conference hanya 22,2% dan post conference 55,6%. Pelaksanaan kegiatan tersebut perlu perbaikan melalui langkah strategis. Rumah sakit perlu menjadwalkan pre dan post conference secara rutin tiap shift, meningkatkan kehadiran perawat, serta memperkuat peran kepala ruangan dan ketua tim dalam supervisi.
Copyrights © 2025