Mi instan merupakan produk pangan yang peminatnya semakin meningkat, tetapi kandungan gizinya masih rendah. Tempe merupakan pangan fermentasi asli Indonesia yang memiliki kandungan gizi tinggi sehingga berpotensi meningkatkan nilai gizi mi instan, terutama protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung tempe terhadap sifat sensori dan komposisi kimia mi ikan lele dan bayam serta menentukan formulasi yang paling disukai konsumen. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan. Perlakuan penambahan tepung tempe yang digunakan adalah 0 gram; 5 gram; 10 gram; 15 gram. Hasil menunjukkan bahwa penambahan tepung tempe berpengaruh nyata terhadap rasa mi (p<0,05). Perlakuan M3 (penambahan 10 gram tepung tempe) merupakan formulasi terbaik mi ikan lele dan bayam berdasarkan uji hedonik, nilai rata-rata parameter warna 3,32; aroma 3,00; rasa 3,48; tekstur 3,20. Mi perlakuan M3 mengandung kadar karbohidrat 76,52%; protein 12,40%; abu 1,02%; kadar air 5,96%; serat kasar 0,51% yang telah memenuhi syarat mutu SNI 3551:2018 sedangkan kadar lemaknya 4,07% tidak memenuhi syarat mutu SNI.
Copyrights © 2026