Ketahanan pangan beras menjadi isu strategis di Indonesia karena tingginya ketergantungan masyarakat terhadap beras serta kompleksitas permasalahan pada sistem produksi, distribusi, dan stabilitas harga. Perkembangan teknologi dan metode analisis modern mendorong munculnya berbagai kajian mengenai rantai pasok, peramalan harga, dan teknologi pertanian untuk mendukung sistem pangan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis perkembangan kajian mengenai integrasi rantai pasok, peramalan harga, dan teknologi pertanian dalam mendukung ketahanan pangan beras melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian mengacu pada pedoman PRISMA melalui tahapan identifikasi, penyaringan, evaluasi, dan sintesis literatur yang diperoleh dari Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan SINTA pada periode 2020–2026. Kajian literatur mengindikasikan bahwa penelitian rantai pasok beras masih menghadapi berbagai permasalahan struktural, seperti dominasi perantara, inefisiensi distribusi, dan ketimpangan nilai tambah. Pada aspek peramalan harga, terjadi perkembangan metode dari pendekatan statistik konvensional menuju pembelajaran mesin dan pembelajaran mendalam yang memiliki akurasi lebih tinggi dalam menangkap pola nonlinier. Sementara itu, penerapan teknologi pertanian, seperti pertanian cerdas dan sistem informasi digital, terbukti meningkatkan efisiensi produksi dan transparansi rantai pasok. Walaupun demikian, sebagian besar penelitian masih membahas ketiga aspek tersebut secara terpisah dan belum terintegrasi dalam satu kerangka analisis yang komprehensif. Oleh karena itu, integrasi manajemen rantai pasok, sistem peramalan harga, dan teknologi pertanian menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan beras.
Copyrights © 2026