Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah Desa Karangkemiri Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga Faizah Noviani; Irene Kartika Eka Wijayanti; Kiki Puspitasari
AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Program Studi Agribisnis INSTIPER Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/aft.v6i1.2294

Abstract

This study aims to: 1) Calculate the production of paddy fields in Karangkemiri Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency; 2) Analyze the use of factors that influence the level of paddy field production in Karangkemiri Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. The research method used is taken from other people’s research that is processed. This study uses data analysis in the form of Descriptive Analysis to determine the use of paddy field production factors using the Cobb-Douglas formula. Sampling in this study was carried out through a case study using respondents from the Kridaboga 1 Farmer Group, Karangkemiri Village. The results of this study indicate that 1) The paddy field production reached 7.4 tons/ha/planting season; 2) The results of the multiple linear regression analysis carried out simultaneously obtained variables of land area, seeds, fertilizers, pesticides dan labor have a significant impact on the dependent variable, namely rice production (Y). When analyzed separately, the factors of land area, seeds, and fertilizers were proven to have a real effect on rice production, while pesticides and labor factors did not show a significant effect on rice production. This show an R square value of 0.998 or 99.8% which indicates that the fastors of land area, seeds, fertilizers, pesticides, labor, and rice production are interrelated and very strong, and have a large influence in influencing rice production with a contribution achieved of 99.8% while the remaining 0.02% is influenced by other factors.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menghitung produksi padi sawah di Desa Karangkemiri Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga; 2) Menganalisis penggunaan faktor - faktor yang mempengaruhi tingkat produksi padi sawah di Desa Karangkemiri Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur yang dalam hal ini data yang digunakan diambil dari penelitian orang lain yang diolah. Penelitian ini menggunakan analisis data berupa Analisis Deskriptif guna mengetahui produksi padi sawah serta Analisis Regresi Linier Berganda untuk mengetahui penggunaan faktor - faktor produksi padi sawah menggunakan rumus Cobb-Douglas. Penarikan sampel pada penelitian ini dilakukan secara studi kasus dengan menggunakan responden petani Kelompok Tani Kridaboga 1 Desa Karangkemiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Produksi padi sawah yang dihasilkan mencapai 7,4 ton/ha/musim tanam; 2) Hasil dari analisis regresi liniear berganda yang dilakukan secara bersamaan diperoleh variable luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja memiliki dampak signifikan terhadap variable dependen yaitu produksi padi (Y). Saat dianalisis secara terpisah, faktor luas lahan, benih, dan pupuk terbukti benar-benar berpengaruh pada produksi padi, sementara faktor pestisida dan tenaga kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap produksi padi. Hal ini menunjukkan nilai R square sebesar 0,998 atau 99,8% yang menandakan bahwa faktor luas lahan, benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan produksi padi saling terkait dan sangat kuat, serta memiliki pengaruh besar dalam mempengaruhi produksi padi dengan kontribusi yang dicapai sebesar 99,8% sementara sisanya 0,02% dipengaruhi oleh faktor lain.
MANAJEMEN SISTEM AGRIBISNIS BERBASIS INTEGRASI HULU-HILIR DI KABUPATEN BREBES Kiki Puspitasari; Budi Dharmawan; Yusmi Nur Wakhidati; Agus Riyanto
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 21 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/fpcdkz06

Abstract

Pengembangan agribisnis memerlukan sistem manajemen yang terintegrasi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan pendapatan petani. Kabupaten Brebes merupakan salah satu pusat produksi pertanian utama, namun kinerja agribisnisnya masih terkendala oleh lemahnya integrasi antar subsistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana manajemen subsistem agribisnis memengaruhi daya saing agribisnis serta dampaknya terhadap kemampuan petani dalam mempertahankan pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda serta data survei dari 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsistem produksi, pengolahan, dan kelembagaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing agribisnis, dengan subsistem kelembagaan sebagai faktor yang paling dominan. Sementara itu, subsistem penyediaan input dan pemasaran tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan.Selain itu, daya saing agribisnis terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pendapatan petani. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model yang digunakan memiliki daya jelas sedang, yang mencerminkan kompleksitas sistem agribisnis di tingkat wilayah. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan efisiensi produksi, serta pengembangan pengolahan bernilai tambah guna mewujudkan pembangunan agribisnis yang berkelanjutan dan pendapatan petani yang stabil. Penelitian ini memberikan bukti empiris untuk mendukung pendekatan manajemen agribisnis berbasis sistem di tingkat regional.