Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 5 No. 10 (2026): Juni 2026

ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL PADA IDXQ30 METODE SAFETY FIRST CRITERION

Arianto Arianto (Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia)
Nova Adetia (Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia)
Tashadi Tarmizi (Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat studi kasus, yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada Indeks Saham IDXQ30. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pilihan pada beberapa saham yang efisien dalam bentuk protofolio optimal untuk Indeks Saham IDXQ30 dengan menggunakan metode SAFETY FIRST CRITERION pada periode mulai diluncurkan (tahun 2020) sampai dengan tahun 2024. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah Safety First Criterion. Perhitungan risiko saham bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat potensi kerugian, yang memungkinkan investor untuk mengambil keputusan investasi yang selaras dengan toleransi risiko mereka, Hasil resiko saham terpilih dimana BBCA sebesar 0.45761 sedangkan BMRI sebesar 0.59464. 3. Nilai saham kriteria Roy dimana BBCA terpilih dengan nilai saham sebesar 0.0428 sedangkan BMRI sebesar 0.325, nilai saham kriteria Kataoka dimana BMRI terpilih dengan nilai sebesar -0.7523 (α = 0, 1) dan -0.9775 (α = 0, 05) sedangkan BBCA dengan nilai sebesar -0.5862 (α = 0, 1) dan -0.7616 (α = 0, 05) serta nilai saham kriteria Telser didapat nilai saham dengan saham yang terpilih BMRI terpilih dengan nilai sebesar 0.0209 (α = 0, 1) dan 0.0211 (α = 0, 05) sedangkan BBCA dengan nilai sebesar 0.0205 (α = 0, 1) dan 0.0207 (α = 0, 05)

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...