Journal of Character and Elementary Education
Vol 5 No 02 (2026): Mei 2026

KESENJANGAN PROGRAM LITERASI SEKOLAH DAN PRAKTIK DI KELAS

Devista Claudia DjaraTari (Pendidikan Guru Sekolah Dasar)
Maria Grasiana Rere (Unknown)
Helena keneka Belitin (Unknown)
Sarah Zefanya Hale (Unknown)
Debi Koro Djami (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2026

Abstract

Kesenjangan antara program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan praktik pelaksanaannya di kelas menjadi fokus utama kajian ini. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan studi kepustakaan, sejumlah artikel ilmiah yang relevan ditelaah untuk memotret kondisi implementasi GLS di sekolah dasar. Secara umum, GLS telah diwujudkan melalui kegiatan membaca 15 menit, penyediaan pojok, pemanfaatan perpustakaan, dan pembiasaan membaca literasi di kelas — namun belum menyentuh inti pembelajaran secara menyeluruh dan masih terjebak pada pola rutinitas formal. Faktor-faktor seperti keterbatasan sarana, kurangnya pemahaman guru tentang literasi, sempitnya waktu, dan lemahnya budaya literasi sekolah menjadi penyebab utama kesenjangan tersebut. Di tengah tantangan itu, GLS tetap mencatatkan dampak positif pada minat membaca, motivasi belajar, dan budaya literasi peserta didik. Untuk itu, kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, dukungan orang tua, dan pengelolaan pembelajaran yang terstruktur menjadi kunci agar GLS berkembang menjadi budaya belajar yang autentik di sekolah dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jocee

Publisher

Subject

Education Other

Description

Ruang lingkup JOCEE adalah penelitian dan aplikasinya di bidang Pendidikan Karakter dan Pendidikan Dasar dengan jabaran sebagai berikut: Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Pedagogi Pendidikan IPS di Sekolah Dasar Pendidikan IPA di Sekolah Dasar Pendidikan PKn di Sekolah Dasar Pendidikan Bahasa ...