Avant Garde
Vol 14, No 1 (2026): Avant Garde

Informal Political Communication and the Construction of Students’ Narratives on Women Politicians in Southeast Asia

Laurence Lingat Ramos (Central Luzon State University)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2026

Abstract

Keterwakilan politik perempuan telah berkembang secara global, namun persepsi terhadap politisi perempuan masih dibentuk oleh narasi bergender yang menetap. Penelitian ini mengkaji bagaimana komunikasi politik informal memengaruhi narasi mahasiswa tentang perempuan dalam politik di kawasan Asia Tenggara. Berlandaskan Konstruksionisme Sosial dan Teori Framing Entman, penelitian ini mengonseptualisasikan narasi politik sebagai konstruksi sosial yang terbentuk melalui praktik komunikatif dan dibingkai oleh frame yang secara selektif mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, serta menyarankan evaluasi. Desain penelitian kualitatif diterapkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 21 mahasiswa dari tujuh negara Asia Tenggara. Data dikumpulkan melalui purposive dan quota sampling, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan kerangka Braun dan Clarke. Indikator analitis yang meliputi atribusi sumber, keselarasan frame, dan pengaruh interaksional diterapkan untuk menginterpretasikan bagaimana narasi dibangun melalui komunikasi sehari-hari. Temuan menunjukkan bahwa media sosial dan jaringan interpersonal menjadi sumber informasi politik utama, menciptakan lingkungan komunikasi hibrida di mana paparan informasi bersifat algoritmik sekaligus diperkuat secara sosial. Framing bergender tetap bertahan di berbagai konteks, dengan politisi perempuan kerap dievaluasi berdasarkan emosionalitas, penampilan, dan peran relasional dibandingkan kompetensi. Frame-frame ini semakin diperkuat melalui peminjaman diskursif dan interaksi berulang dalam jaringan pertemanan, sehingga menormalisasi pandangan progresif maupun tradisional. Variasi lintas budaya menunjukkan bahwa meskipun beberapa negara memperlihatkan kesadaran kritis terhadap bias gender, negara lain masih mempertahankan stereotip yang halus atau terlembagakan yang dibentuk oleh faktor budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi politik informal berperan krusial dalam memperkuat narasi politik bergender, dan upaya kesetaraan gender perlu memprioritaskan penguatan keterlibatan media secara kritis serta penantangan bias dalam ruang komunikasi sehari-hari.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

avantgarde

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Avant Garde : Jurnal Ilmu Komunikasi is scientific journal published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year on Juni & December. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of ...