Laurence Lingat Ramos
Central Luzon State University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Informal Political Communication and the Construction of Students’ Narratives on Women Politicians in Southeast Asia Laurence Lingat Ramos
Avant Garde Vol 14, No 1 (2026): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v14i1.4578

Abstract

Keterwakilan politik perempuan telah berkembang secara global, namun persepsi terhadap politisi perempuan masih dibentuk oleh narasi bergender yang menetap. Penelitian ini mengkaji bagaimana komunikasi politik informal memengaruhi narasi mahasiswa tentang perempuan dalam politik di kawasan Asia Tenggara. Berlandaskan Konstruksionisme Sosial dan Teori Framing Entman, penelitian ini mengonseptualisasikan narasi politik sebagai konstruksi sosial yang terbentuk melalui praktik komunikatif dan dibingkai oleh frame yang secara selektif mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, serta menyarankan evaluasi. Desain penelitian kualitatif diterapkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 21 mahasiswa dari tujuh negara Asia Tenggara. Data dikumpulkan melalui purposive dan quota sampling, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan kerangka Braun dan Clarke. Indikator analitis yang meliputi atribusi sumber, keselarasan frame, dan pengaruh interaksional diterapkan untuk menginterpretasikan bagaimana narasi dibangun melalui komunikasi sehari-hari. Temuan menunjukkan bahwa media sosial dan jaringan interpersonal menjadi sumber informasi politik utama, menciptakan lingkungan komunikasi hibrida di mana paparan informasi bersifat algoritmik sekaligus diperkuat secara sosial. Framing bergender tetap bertahan di berbagai konteks, dengan politisi perempuan kerap dievaluasi berdasarkan emosionalitas, penampilan, dan peran relasional dibandingkan kompetensi. Frame-frame ini semakin diperkuat melalui peminjaman diskursif dan interaksi berulang dalam jaringan pertemanan, sehingga menormalisasi pandangan progresif maupun tradisional. Variasi lintas budaya menunjukkan bahwa meskipun beberapa negara memperlihatkan kesadaran kritis terhadap bias gender, negara lain masih mempertahankan stereotip yang halus atau terlembagakan yang dibentuk oleh faktor budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi politik informal berperan krusial dalam memperkuat narasi politik bergender, dan upaya kesetaraan gender perlu memprioritaskan penguatan keterlibatan media secara kritis serta penantangan bias dalam ruang komunikasi sehari-hari.
Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis Laurence Lingat Ramos; Merwin Lad Velasco
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v10i1.29663

Abstract

Student publications in Philippine higher education institutions play a significant role in development journalism, yet long-term trends in their development communication content remain understudied, particularly within agricultural and science-oriented state universities. This study analyzed the development communication content of the CLSU Collegian, the official student publication of Central Luzon State University, across periodical issues published from 2021 to 2025. Employing a mixed-methods design, the study combined descriptive quantitative analysis with qualitative framing and agenda-setting analysis of editorial and opinion articles. Findings revealed a consistent upward trend in development-related articles, growing from five in 2021 to nineteen in 2025. Education, Agriculture and Food Systems, and Economic Development emerged as the dominant thematic concerns throughout the period. Framing analysis showed a discernible shift from problem-focused to solution-oriented and advocacy-driven editorial perspectives, with issues consistently attributed to structural and institutional causes. Coverage scope also expanded from university-centered reporting toward local community and national development issues, reflecting the publication's growing agenda-building function. The study concludes that the CLSU Collegian has evolved into a meaningful platform for development journalism. It recommends institutionalizing the development communication section through editorial training and thematic planning, while encouraging future comparative research across similar public higher education institutions.Â