Kampung Yagara merupakan salah satu dari tujuh kampung yang ada di Distrik Welesi, dimana distrik ini sendiri merupakan distrik dengan produksi tanaman singkong terbanyak se-kabupaten Jayawijaya. Hasil penjualan singkong di Kampung Yagara ternyata belum dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari karena belum adanya inovasi dalam pengolahan singkong. Naskah ini juga bertujuan untuk mendokumentasikan proses dan hasil pengabdian, dengan harapan dapat memberikan insight bagi para praktisi-praktisi ekonomi kreatif serta pembuat kebijakan tentang pentingnya pemanfaatan pangan lokal untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan partisipatif-kolaboratif digunakan dalam pengabdian ini dengan dalih penekanannya pada keterlibatan aktif komunitas dalam seluruh proses program, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil pelatihan dari keripik singkong yaitu kualitas keripik singkong telah dihasilkan sudah memenuhi rasa renyah serta terdapat varian rasa seperti pedas dan manis. Adanya pelatihan pengolahan keripik singkong ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, keterampilan sehingga dapat berdampak pada tingginya minat pembeli dan pada akhirnya dapat memberdayakan ekonomi masyarakat Kampung Yagara.
Copyrights © 2026