Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia dengan prevalensi di atas ambang batas WHO. Upaya pencegahan sejak dini melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan edukasi gizi sangat diperlukan, meskipun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala. Di sisi lain, kelompok lanjut usia (lansia) rentan terhadap penyakit degeneratif sehingga membutuhkan pemeriksaan kesehatan preventif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Tim PKM Fakultas MIPA Universitas Garut bersama dengan kelompok 12 KKN Tematik 2025 UNIGA di Desa Sukarame, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, dilaksanakan untuk memberikan solusi terpadu melalui edukasi pencegahan stunting bagi ibu hamil/menyusui, dan balita, serta layanan pemeriksaan kesehatan dasar bagi lansia. Leaflet pencegahan stunting digunakan sebagai media untuk mengedukasi ibu hamil/menyusui, dan ibu balita. Edukasi serta pemeriksaan kesehatan bagi lansia yang meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol dilaksanakan oleh tim relawan dari Perkumpulan Pemuda Peduli Kesehatan (PPPK) Jawa Barat yang berkolaborasi dengan tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta. Program ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting dan pola hidup sehat bagi lansia, serta berpotensi dilaksanakan secara berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026