Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang banyak dijumpai di wilayah pesisir, termasuk Desa Puger Kulon, Kabupaten Jember, dengan angka kejadian cukup tinggi akibat pola konsumsi garam berlebih dan rendahnya pengetahuan masyarakat. Program Paseban Sae dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan melalui edukasi dan pelatihan skrining hipertensi agar mampu melakukan deteksi dini dan promosi kesehatan secara berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi analisis situasi, koordinasi dengan perangkat desa, edukasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan, serta pelatihan penggunaan tensimeter. Kegiatan diikuti oleh 25 kader kesehatan dari tiap dusun. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata dari 8,43 pada pretest menjadi 8,80. Selain itu, kader menjadi lebih terampil dalam melakukan pengukuran tekanan darah dan memahami tanda bahaya hipertensi. Implikasi dari kegiatan ini adalah terbentuknya kader kesehatan yang lebih berdaya dalam mendeteksi dan mengedukasi masyarakat terkait hipertensi, sehingga diharapkan mampu menurunkan angka kejadian hipertensi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026