Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai kesetaraan gender masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemberdayaan perempuan di tingkat desa. Kondisi ini juga ditemukan di Desa Temuwuh, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, yang ditandai dengan masih kuatnya stereotip peran domestik perempuan dan terbatasnya keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan mengenai kesetaraan gender sebagai langkah awal penguatan pemberdayaan perempuan di tingkat desa. Program dilaksanakan melalui pembelajaran tatap muka berbasis prinsip andragogi dengan tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 39 perempuan dan dilakukan menggunakan metode ceramah interaktif, brainstorming, sharing session, dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test, post-test, dan behavioral checklist. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 58,2 pada pre-test menjadi 70,1 pada post-test dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (p < 0,001). Selain itu, hasil behavioral checklist dan refleksi peserta menunjukkan adanya perubahan sikap berupa meningkatnya keberanian menyampaikan pendapat, keterbukaan dalam diskusi, serta kesadaran terhadap pembagian peran yang lebih setara dalam keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, program edukasi kesetaraan gender efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran perempuan sebagai fondasi awal pemberdayaan perempuan di tingkat desa.
Copyrights © 2026