Perkembangan industri fashion muslim di Indonesia, khususnya pada segmen hijab, menunjukkan akselerasi yang signifikan, namun diiringi oleh intensifikasi persaingan serta kompleksitas strategi pemasaran yang semakin dinamis. Persepsi konsumen terhadap merek menjadi determinan penting yang memengaruhi kecenderungan perilaku pembelian. Penelitian ini bermaksud untuk menelaah secara menyeluruh sejauh mana brand image berkontribusi dalam membentuk minat pembelian terhadap produk hijab. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif yang bertumpu pada penelaahan literatur yang dihimpun dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dan kredibel sebagai sumber utama analisis. Analisis dilaksanakan secara deskriptif dengan tujuan menafsirkan relasi antara brand image yang berfungsi sebagai variabel bebas dan minat beli berkedudukan sebagai variabel terikat. Temuan kajian mengindikasikan bahwa citra merek menempati posisi yang sangat dominan dan konsisten dalam meningkatkan minat beli, terutama melalui pembentukan persepsi positif, kepercayaan, serta nilai yang melekat pada merek. Meskipun terdapat variasi temuan pada beberapa studi, mayoritas penelitian mengonfirmasi adanya keterkaitan yang bermakna antara citra merek dan minat pembelian. Dengan demikian, dapat ditarik inferensi bahwa penguatan brand image merupakan strategi esensial yang perlu dioptimalkan oleh pelaku usaha hijab guna meningkatkan daya tarik pasar dan mempertahankan keberlanjutan minat beli konsumen.
Copyrights © 2026