Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi penggunaan sistem point of sales (POS) digital, tantangan adopsi, serta persepsi dan kesiapan UMKM kuliner di Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini memiliki orisinalitas pada fokus kesiapan digitalisasi UMKM kuliner yang masih didominasi sistem transaksi manual. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan bantuan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM masih menggunakan pencatatan manual. Tantangan utama adopsi POS meliputi keterbatasan kemampuan teknologi, biaya, internet, dan literasi digital. Namun, pelaku UMKM menunjukkan persepsi positif terhadap POS karena dinilai meningkatkan efisiensi usaha. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pelatihan dan pendampingan digital untuk mendukung transformasi digital UMKM.
Copyrights © 2026