Media sosial X menjadi sarana masyarakat dalam menyampaikan opini terhadap tokoh publik, namun juga memunculkan komentar bermuatan pelanggaran etika digital seperti hinaan dan ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan komentar netizen terhadap Menteri ESDM menggunakan metode K-Means. Data diperoleh melalui proses scraping sebanyak 500 tweet. Tahapan penelitian meliputi preprocessing, pembobotan TF-IDF, dan clustering menggunakan K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar berhasil dikelompokkan menjadi tiga cluster, yaitu komentar netral/kritik biasa, komentar hinaan atau kata kasar, dan komentar provokasi/ujaran kebencian. Metode K-Means mampu membantu analisis komentar bermuatan pelanggaran etika digital pada media sosial.
Copyrights © 2026