JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Vol 4 No 5 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)

Analisis Perbandingan Kemampuan Adaptasi Sistem Operasi Windows dan Linux terhadap Pengguna Pemula

Selvia Karina Agatha (Universitas Baturaja)
Tirta Amalia Sari Rizki (Universitas Baturaja)
Reza Bayu Ardhiyansah (Universitas Baturaja)
Alex Ramanda Mokti (Universitas Baturaja)
Jefri Akbar Al Hasbi (Universitas Baturaja)
Anugrah Vallentino (Universitas Baturaja)
Destriani (Universitas Baturaja)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Sistem operasi merupakan perangkat lunak utama yang berperan dalam mengelola sumber daya komputer dan mendukung berbagai aktivitas pengguna. Linux dan Windows merupakan dua sistem operasi yang banyak digunakan pada berbagai lingkungan kerja maupun pendidikan. Perbedaan karakteristik yang dimiliki oleh kedua sistem operasi tersebut menyebabkan adanya perbedaan dalam proses adaptasi pengguna, terutama bagi pengguna pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kemampuan adaptasi pengguna pemula terhadap sistem operasi Linux di lingkungan PT Semen Baturaja dan sistem operasi Windows pada mahasiswa Informatika Universitas Baturaja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan beberapa indikator, yaitu kemudahan penggunaan antarmuka, kecepatan adaptasi, kemudahan instalasi aplikasi, kompatibilitas perangkat lunak, keamanan sistem, stabilitas sistem, efisiensi penggunaan sumber daya, dan fleksibilitas pengelolaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna pemula sistem operasi Windows memiliki tingkat adaptasi yang lebih cepat dibandingkan pengguna pemula Linux. Windows dinilai lebih mudah digunakan karena memiliki antarmuka yang familiar, kemudahan instalasi aplikasi, dan kompatibilitas perangkat lunak yang luas. Sementara itu, Linux menunjukkan keunggulan dalam aspek keamanan, stabilitas sistem, efisiensi penggunaan sumber daya, serta fleksibilitas dalam pengelolaan sistem. Meskipun memerlukan waktu adaptasi yang lebih lama pada tahap awal penggunaan, Linux mampu memberikan performa yang baik setelah pengguna memahami dasar-dasar penggunaannya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan adaptasi pengguna dipengaruhi oleh karakteristik sistem operasi, pengalaman pengguna, serta lingkungan penggunaan. Oleh karena itu, pemilihan sistem operasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan penggunaannya agar dapat memberikan manfaat yang optimal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jriin

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

1. Komputasi Lunak, 2. Sistem Cerdas Terdistribusi, Manajemen Basis Data, dan Pengambilan Informasi, 3. Komputasi evolusioner dan komputasi DNA/seluler/molekuler, 4. Deteksi kesalahan, 5. Sistem Energi Hijau dan Terbarukan, 6. Antarmuka Manusia, 7. Interaksi Manusia-Komputer, 8. Hibrida dan ...