Kebutuhan data batimetri resolusi tinggi pada perairan perkotaan semakin penting untuk mendukung pengelolaan lingkungan, pengendalian banjir, dan pemantauan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan mengakuisisi data batimetri danau perkotaan menggunakan Unmanned Surface Vehicle (USV) dan Multibeam Echosounder (MBES), menganalisis akurasi dan kerapatan data, serta mengevaluasi efektivitas penggunaannya pada perairan terbatas. Penelitian dilaksanakan di Danau Sunter, Jakarta Utara, menggunakan platform USV berbasis autonomous navigation yang terintegrasi dengan sensor MBES MB2, GNSS, IMU, dan Sound Velocity Sensor (SVS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sistem sensor berjalan stabil dengan hasil GAMS calibration mencapai 100%, serta nilai gerakan wahana relatif kecil yaitu roll 0,46°, pitch 1,99° dan heave 0,0 m. Hasil batimetri menunjukkan kedalaman dominan berada pada kisaran 3 – 6 meter dengan distribusi sounding full coverage dan detail morfologi dasar perairan yang baik. Nilai Depth Error 95% SD berada pada kisaran ±0,13 – 0,15 meter dan masih memenuhi standar IHO Order 1. Dengan total jalur survei sepanjang ±3.610 meter dan kecepatan operasional ±3 knots, akuisisi data dapat diselesaikan dalam waktu sekitar ±39 menit. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi USV dan MBES efektif, efisien, dan adaptif untuk survei batimetri pada lingkungan danau perkotaan.
Copyrights © 2026