Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara fixed assets dan intangible assets dan kinerja keuangan PT Astra International Tbk periode 2016–2025. Metode kuantitatif digunakan dengan indikator Return on Assets (ROA) guna mengukur efisiensi pengelolaan seluruh instrumen aset. Hasil penelitian menunjukkan kedua aset berkontribusi signifikan terhadap profitabilitas. Perluasan fixed assets berperan meningkatkan kapasitas operasional entitas (Signaling Theory), sementara kekuatan struktural intangible assets bertindak sebagai benteng pertahanan guna menjaga stabilitas keuntungan (Resource-Based View Theory). Secara empiris, meskipun rasio ROA sempat merosot ke titik terendah sebesar 4,78% pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, perusahaan berhasil pulih hingga mencapai puncak kinerja (peak performance) dengan ROA sebesar 7,59% pada tahun 2023. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Astra konsisten bertahan dalam koridor kategori sehat di atas standar industri.
Copyrights © 2026