Responsivitas layanan publik di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, terutama dalam hal kecepatan penyampaian informasi dan keterbatasan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem notifikasi cerdas berbasis mobile yang mampu meningkatkan responsivitas layanan masyarakat di tingkat kelurahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Sistem dikembangkan menggunakan framework Flutter untuk aplikasi mobile dan Firebase Cloud Messaging (FCM) sebagai mekanisme push notification. Pengujian dilakukan melalui metode black-box testing dan User Acceptance Testing (UAT) dengan melibatkan 120 responden dari masyarakat dan 15 petugas kelurahan di Kecamatan Medan Baru, Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem notifikasi cerdas berhasil menurunkan rata-rata waktu respons layanan dari 72 jam menjadi 4,5 jam (penurunan 93,75%). Tingkat kepuasan masyarakat meningkat dari 45,3% menjadi 89,2%, sedangkan evaluasi usabilitas menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor sebesar 78,4 pada skala 0–100 dan termasuk dalam kategori baik. Tingkat keterbacaan notifikasi mencapai 96,3%. Uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah implementasi sistem (p < 0,001). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sistem notifikasi cerdas berbasis mobile secara efektif meningkatkan responsivitas dan kualitas layanan publik di tingkat kelurahan.
Copyrights © 2026