Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna konotatif dalam lirik lagu album Mantra-Mantra karya Kunto Aji. Album ini dipilih karena bersifat konseptual dan memuat keterkaitan tematik antar lagu yang merepresentasikan perjalanan batin, refleksi diri, serta proses penyembuhan emosional manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa teks lirik dari sembilan lagu dalam album Mantra-Mantra, yaitu Sulung, Rancang Rencana, Pilu Membiru, Topik Semalam, Rehat, Jakarta Jakarta, Konon Katanya, Saudade, dan Bungsu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak, catat, dan studi pustaka. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori stilistika untuk mengkaji gaya bahasa serta fungsi makna konotatif yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu dalam album Mantra-Mantra mengandung makna konotatif yang dibangun melalui penggunaan majas, diantaranya (1) 29 repetisi, (2) 30 metafora, (3) 7 personifikasi, dan (4) 5 hiperbola. Gaya bahasa tersebut berfungsi tidak hanya sebagai sarana estetis, tetapi juga sebagai medium ekspresif, sugestif, simbolik, dan ideologis dalam menyampaikan pesan reflektif, psikologis, dan kemanusiaan. Secara keseluruhan, album Mantra-Mantra merepresentasikan perjalanan batin manusia dalam menghadapi konflik diri, penyembuhan emosional, serta proses penerimaan dan pendewasaan diri. Dengan demikian, album Mantra-Mantra dapat dipahami sebagai karya sastra musikal yang sarat akan makna konotatif dan nilai reflektif.
Copyrights © 2026