Literasi merupakan keterampilan dasar yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan belajar peserta didik di era digital. Namun, rendahnya minat baca masih menjadi tantangan yang dihadapi berbagai lembaga pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan literasi adalah melalui program Duta Literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Duta Literasi sebagai inovasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMK Ma'arif NU Tirto. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Duta Literasi menjadi bentuk apresiasi yang mampu meningkatkan motivasi siswa untuk membaca, mengunjungi perpustakaan, dan aktif mengikuti kegiatan literasi. Program ini juga berkontribusi dalam membangun budaya literasi yang lebih positif melalui pemberian penghargaan kepada siswa yang menunjukkan keterlibatan tinggi dalam aktivitas literasi. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa hambatan, seperti rendahnya minat baca sebagian siswa, keterbatasan jaringan internet, dan belum optimalnya konsistensi pelaksanaan kegiatan literasi di beberapa kelas. Oleh karena itu, penguatan program Duta Literasi diperlukan untuk mendukung keberlanjutan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026