Jurnal Ilmiah Telaah
Vol 11, No 2: July 2026

Menakar Makna Literasi: Studi Fenomenologi Pengalaman Siswa SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni

Dwi Regita Rizain (Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Farkhatania Farkhatania (Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Muhammad Amir Mahmud (Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Muhammad Farhan AL-ayubi (Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Muhammad Daniel Firdaus (Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Rissa Shofiani (Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Abstrak : Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengungkapkan makna literasi berdasarkan pengalaman siswa SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni dalam program literasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi yang dilakukan dengan wawancara, observasi terhadap siswa dan guru SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni. Data yang diperoleh kemudian dipaparkan dalam bentuk tulisan disertai dengan kesimpulan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi di sekolah dilaksanakan melalui membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran Bahasa Indonesia dengan kebebasan memilih bahan bacaan. Siswa memaknai literasi sebagai sarana pengembangan diri dan dianggap sebagai pengalaman yang menyenangkan. Kendala tang mengatasi keterbatasan koleksi buku, serta belum adanya program literasi secara rutin. Penelitian ini memberikan beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni dalam untuk mendukung program literasi yang lebih baik lagi.   Abstrak:  Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengungkapkan makna literasi berdasarkan pengalaman siswa SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni dalam program literasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi yang dilakukan melalui wawancara, observasi siswa dan guru SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni. Data yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tulisan disertai dengan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi di sekolah dilakukan melalui membaca selama 15 menit sebelum belajar Bahasa Indonesia dengan kebebasan memilih bahan bacaan. Siswa mengartikan literasi sebagai sarana pengembangan diri dan dianggap sebagai pengalaman yang menyenangkan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan koleksi buku, serta kurangnya program literasi rutin. Penelitian ini memberikan beberapa solusi yang dapat dilakukan oleh SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni untuk mendukung program literasi yang lebih baik. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

telaah

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil ...