Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengungkap eksistensi, bentuk dan teknik musik pada ansambel Gendang Lima Sendalanen. Fokus masalah terletak pada perubahan selera musik masyarakat Karo dalam hegemoni budaya populer Perkibot atau Gendang Keyboard sehingga pendokumentasian terhadap bentuk dan teknik Gendang Lima Sendalanen dalam format yang asli menjadi diperlukan. Konsep dalam Nettl menjadi landasan konseptual pada penelitian ini untuk memahami musik sebagai bagian integral dari budaya Karo. Metode penelitian menggunakan partisipasi terlibat milik Spradley untuk mendapatkan pemahaman perspektif dari pemilik budaya (emic). Data-data dikumpulkan melalui catatat lapangan yang didapatkan melalui tokoh adat, Si Erjabaten, dan masyarakat setempat. Catatan lapangan berupa audio-visual yang terkumpul dianalisis dan direduksi untuk mendapatkan kesimpulan. Penelitian ini memiliki signifikansi terhadap pendokumentasian eksistensi, bentuk, dan teknik musik pada Gendang Lima Sendalanen dalam format aslinya.
Copyrights © 2026