Latar Belakang (Introduction): Kecemasan pada ibu hamil menjelang Sectio Caesarea (SC) merupakan respons emosional terhadap ancaman integritas tubuh dan keselamatan janin. Kondisi ini memicu peningkatan kadar kortisol dan aktivitas sistem saraf parasimpatis yang dapat menghambat penyembuhan luka serta meningkatkan tekanan darah. Penanganan non-farmakologis diperlukan sebagai alternatif yang minim efek samping bagi ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Penerapan aromaterapi Damask Rose terhadap penurunan tingkat kecemasan pada subyek pra-operasi SC. Metode (Method): Studi kasus ini menggunakan desain Multicase Design dengan pendekatan pre-test dan post-test pada tiga subjek ibu hamil di RSUP dr. Kariadi Semarang. Tingkat kecemasan diukur secara objektif menggunakan instrumen State-Trait Anxiety Inventory (STAI) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan 1 jam sebelum tindakan operasi selama 30 menit melalui inhalasi tiga tetes minyak esensial Damask Rose pada media tisu dengan jarak 30 cm dari hidung. Hasil (Result): Ketiga subjek menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan setelah intervensi. Subyek 1 turun dari kategori berat (skor 68) ke ringan (41), Subyek 2 dari sedang (58) ke ringan (35), dan Subyek 3 dari berat (66) ke sedang (44). Respon subjektif subyek melaporkan perasaan lebih tenang dan damai setelah sesi inhalasi selesai. Analisis dan Pembahasan (Discussion): Keberhasilan ini didasarkan pada kandungan senyawa kimia mawar seperti linalool dan geraniol yang menstimulasi sistem limbik melalui saraf olfaktori untuk melepaskan neurotransmiter penenang seperti serotonin dan endorfin. Penurunan sekresi hormon stres ini menstabilkan sistem saraf otonom. Simpulannya, aromaterapi Damask Rose terbukti efektif dan direkomendasikan sebagai terapi komplementer dalam asuhan keperawatan maternitas untuk mengurangi kecemasan pra-operasi SC.
Copyrights © 2026