Hipertensi pada remaja menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat seiring transisi epidemiologi dan perubahan gaya hidup. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada kelompok usia muda menunjukkan kecenderungan peningkatan dalam satu dekade terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren prevalensi dan faktor risiko hipertensi pada remaja Indonesia melalui pendekatan systematic review. Metode yang digunakan mengikuti pedoman PRISMA dengan pencarian literatur melalui database Science Direct dan Springer untuk publikasi tahun 2020–2026. Kata kunci yang digunakan meliputi "hipertensi remaja", "prevalensi hipertensi Indonesia", dan "faktor risiko hipertensi remaja". Tahapan seleksi meliputi identifikasi, screening, eligibility, dan included. Kriteria inklusi adalah artikel penelitian kuantitatif, populasi remaja, serta membahas prevalensi atau faktor risiko hipertensi. Dari proses tersebut, diperoleh tujuh artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi pada remaja Indonesia meningkat sejalan dengan peningkatan obesitas dan gaya hidup sedentary. Faktor risiko dominan meliputi obesitas, pola makan tinggi garam dan lemak, penggunaan gawai berlebihan, konsumsi tembakau, serta faktor sosiodemografi seperti pendidikan orang tua dan status sosial ekonomi. Disarankan penguatan deteksi dini tekanan darah di sekolah, integrasi edukasi kesehatan ke dalam kurikulum, serta regulasi iklan makanan tidak sehat dan akses tembakau bagi remaja.
Copyrights © 2026