Anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh akses pendidikan yang berkelanjutan, terutama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Rendahnya literasi pendidikan orang tua serta keterbatasan informasi mengenai jalur pendidikan tinggi dan peluang beasiswa menjadi faktor yang memengaruhi aspirasi pendidikan anak migran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pendidikan lanjutan keturunan migran melalui edukasi dan pendampingan kepada pekerja migran Indonesia di Malaysia. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta secara aktif dalam identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Kegiatan Pengabdian dilaksanakan kepada 10 pekerja migran Indonesia yang memiliki anak usia sekolah melalui seminar edukatif, diskusi kelompok, konsultasi individual, dan pendampingan penyusunan rencana pendidikan anak. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest serta didukung observasi dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dan kesadaran peserta dari 58,5 menjadi 85,6 atau meningkat sebesar 27,1 poin. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pendidikan tinggi, peluang beasiswa, serta komitmen yang lebih kuat dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran pendidikan lanjutan dan membantu keluarga pekerja migran menyusun perencanaan pendidikan yang lebih terarah bagi masa depan anak.
Copyrights © 2026