Ners Muda
Vol 7, No 1 (2026)

PENERAPAN BLOWING BALLON EXERCISE UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN

Pipit Audina Kartika Timur (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus)
Yasinta K Dakhi (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus)
Theresia Budi Lestari (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Gangguan pernapasan seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan yang sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini ditandai dengan adanya obstruksi jalan napas, penurunan ventilasi alveoli, serta gangguan pertukaran gas yang berdampak pada penurunan saturasi oksigen dan peningkatan frekuensi napas. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan, salah satunya adalah teknik relaksasi pernapasan breathing relaxation melalui blowing balloon exercise. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan blowing balloon exercise terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi napas pada pasien dengan masalah pernapasan. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian terdiri dari dua pasien dengan diagnosis medis PPOK dan suspek TB paru yang dirawat di ruang rawat penyakit dalam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan pemeriksaan fisik meliputi pengukuran saturasi oksigen, frekuensi napas, dan keluhan sesak napas sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi blowing balloon exercise diberikan selama 2 hari dengan frekuensi 3 sesi dalam sehari, setiap sesi terdiri dari 8 kali tiupan dengan durasi 10–15 menit sesuai toleransi pasien. Variabel yang diukur meliputi saturasi oksigen (SpO₂) dan frekuensi napas (RR) yang diobservasi sebelum, selama, dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil pengelolaan kasus menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi napas pada kedua pasien setelah diberikan blowing balloon exercise. Pasien PPOK dan TB Paru  menunjukkan peningkatan SpO₂ yang lebih stabil disertai penurunan RR, Secara subjektif, kedua pasien melaporkan penurunan sesak napas sehingga bisa bernafas dengan lega dan dapat meningkatkan  rasa nyaman setelah intervensi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nersmuda

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

Ners Muda is intended to be the university journal for publishing articles reporting the results of research and case study in nursing. Ners Muda invites manuscripts in the areas of medical-surgical nursing, emergency and disaster nursing, critical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, ...