Penelitian ini membahas pengembangan kawasan perkotaan baru sebagai strategi pemerataan ekonomi melalui studi kasus Kawasan Perkotaan Baru Bogor Barat dan Bogor Timur. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya disparitas wilayah akibat urbanisasi dan keterbatasan pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi ekonomi wilayah dalam mendukung pengembangan kawasan perkotaan baru berbasis struktur ekonomi dan spasial. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS) berbasis data PDRB sektoral, serta integrasi analisis spasial dan estimasi investasi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bogor Barat didominasi sektor primer seperti pertanian dan pertambangan, sedangkan Bogor Timur lebih unggul pada sektor jasa, industri pengolahan, dan aktivitas perkotaan. Analisis Shift Share menunjukkan bahwa sektor perdagangan kompetitif di kedua wilayah, sementara Bogor Timur memiliki daya saing lebih tinggi pada sektor industri pengolahan. Integrasi analisis spasial menunjukkan bahwa pengembangan kawasan perkotaan baru berpotensi mendorong pertumbuhan sektor non-basis melalui investasi infrastruktur dan perluasan kawasan terbangun. Kesimpulannya, pengembangan kawasan perkotaan baru berbasis struktur ekonomi dan spasial mampu menjadi instrumen strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pertumbuhan wilayah berkelanjutan.
Copyrights © 2026