Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi organisasi dalam BEM STIE Pemuda, efektivitas komunikasi formal dan informal dalam mendukung program kerja, serta kontribusinya terhadap pengembangan soft skills mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi formal dan informal yang kolaboratif meningkatkan koordinasi, keberhasilan program kerja, serta pengembangan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim mahasiswa. Komunikasi organisasi terbukti menjadi instrumen strategis dalam membentuk kompetensi dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Copyrights © 2026