Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi anggaran terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh aparatur sipil negara pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat sebanyak 67 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen resmi instansi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Efisiensi anggaran juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja memediasi secara parsial pengaruh efisiensi anggaran terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa efisiensi anggaran dan motivasi kerja mampu menjelaskan 58,72% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi anggaran tidak hanya berperan sebagai instrumen pengendalian keuangan, tetapi juga sebagai faktor organisasi yang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai. Oleh karena itu, kebijakan efisiensi anggaran perlu diikuti dengan strategi penguatan motivasi kerja agar peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai secara lebih optimal.
Copyrights © 2025