Peningkatan mutu pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama bagi organisasi pelayanan kesehatan dalam menghadapi tuntutan pelayanan yang semakin kompleks. Berbagai permasalahan seperti waktu tunggu yang panjang, ketidakefisienan proses, pemborosan sumber daya, dan variasi kinerja pelayanan dapat mempengaruhi kualitas layanan yang diberikan kepada pasien. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Lean Six Sigma dengan kerangka kerja DMAIC (Mendefinisikan, mengukur, menganalisis, meningkatkan, mengendalikan). Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai penelitian terkait implementasi DMAIC dalam Lean Six Sigma untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah Tinjauan literatur dengan sumber data berupa artikel penelitian yang diperoleh dari Google Scholar, PubMed, dan Garuda. Sebanyak tujuh artikel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi DMAIC berkontribusi dalam menurunkan waktu tunggu pelayanan, meningkatkan efisiensi proses kerja, mengoptimalkan alur pelayanan, serta mendukung peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Selain itu, penggunaan Kontrol Proses Statistik (SPC) dan Bagan kontrol pada tahap Kontrol membantu organisasi dalam memantau stabilitas proses dan mempertahankan hasil perbaikan secara berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi DMAIC dalam Lean Six Sigma dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas berkelanjutan pada pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2026