Sampah organik pasar berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat melalui pencemaran lingkungan yang meningkatkan risiko diare. Biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly menjadi alternatif pengelolaan yang ramah lingkungan dan berpotensi menekan risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan sampah organik pasar yang dicacah dan tidak dicacah menggunakan larva Black Soldier Fly terhadap penurunan risiko diare. Penelitian menggunakan rancangan true experimental post-test only control group design dengan dua perlakuan: sampah dicacah dan tidak dicacah, masing-masing 9 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi sisa sampah, suhu, dan kelembapan selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan persentase penurunan sampah sebesar 61,05% pada perlakuan dicacah dan 63,95% pada perlakuan tidak dicacah, dengan nilai p = 1,000 yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan. Disimpulkan bahwa pengelolaan sampah organik pasar menggunakan larva Black Soldier Fly efektif tanpa pencacahan, sehingga mendukung intervensi kesehatan lingkungan yang lebih sederhana, efisien, dan berkelanjutan dalam menekan risiko diare.
Copyrights © 2026