Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Waste Generation and Community Behavior in Waste Management in Banjarbaru City in 2024 Muhammad Pahruddin; Zulfikar Ali As; Abdul Haris
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v12i1.20953

Abstract

Waste management has become a pressing environmental issue in Banjarbaru City, with increased waste generation due to population growth and economic activities. This study aims to provide a comprehensive picture of waste generation, composition, and community behavior in waste management. The research method was quantitative, with sampling based on the SNI 19-3964-1994 standard. Primary data was collected through a survey of 112 households and questionnaire-based interviews. Analysis was conducted using the chi-square test to identify the relationship between behavioral variables and waste generation. The results showed that the average daily waste generation reached 4.91 kg for wet and 2.80 kg for dry waste. Wet waste is dominated by organic waste, while dry waste comprises plastic and paper. An analysis of community behavior shows that only 20% of respondents actively separate organic and inorganic waste. Implementing programs such as waste banks helps reduce the burden on landfills, but infrastructure and community awareness challenges remain. Statistically, no significant relationship was found between community behavior in waste handling/management at the household level and the amount of waste generated, with p-values ranging from 0.099 to 1.000 (=5%). The conclusion of this study highlights the importance of collaboration between government, community, and technology to create effective and sustainable waste management
Efektivitas Pengelolaan Sampah Organik Pasar menggunakan Larva Black Soldier Fly terhadap Penurunan Risiko Diare Muhammad Fitrian Afza; Noraida; Abdul Haris
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.2204

Abstract

Sampah organik pasar berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat melalui pencemaran lingkungan yang meningkatkan risiko diare. Biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly menjadi alternatif pengelolaan yang ramah lingkungan dan berpotensi menekan risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan sampah organik pasar yang dicacah dan tidak dicacah menggunakan larva Black Soldier Fly terhadap penurunan risiko diare. Penelitian menggunakan rancangan true experimental post-test only control group design dengan dua perlakuan: sampah dicacah dan tidak dicacah, masing-masing 9 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi sisa sampah, suhu, dan kelembapan selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan persentase penurunan sampah sebesar 61,05% pada perlakuan dicacah dan 63,95% pada perlakuan tidak dicacah, dengan nilai p = 1,000 yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan. Disimpulkan bahwa pengelolaan sampah organik pasar menggunakan larva Black Soldier Fly efektif tanpa pencacahan, sehingga mendukung intervensi kesehatan lingkungan yang lebih sederhana, efisien, dan berkelanjutan dalam menekan risiko diare.