Matematika merupakan ilmu fundamental yang berperan penting dalam mengasha logika siswa di jenjang sekolah dasar. Salah satu materi yang menjadi tolok ukur keberhasilan koggnitif siswa adalah soal cerita, yang dirancang untuk menghubungkan teori sistematis dengan feenomena si dunia nyata serta menumbuhkan keterampilan pemecah masalah. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa yang mengalami hambatan dalam menyelesaikan soal jenis ini. Mereka cenderung melakukan kalkulasi secara instan tanpa mendalami konteks dan maksud dari persoalan yang disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk meng eksplorasi bagaiman pennerapan model Polya dapat meningkatkan kommpetensi siswa dalam membedah dan menyelesaikan soal cerita mmatematika. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur (library search) dengan mengumpulkan, mengklasifikasi, dan menganalis berbagai sumber ilmiah bereputasi, termasuk jurnal nasional dan internasional yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi empat tahapan Polya yakni memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan, dan memeriksa kembali, sangat efektif dalam membimbing siswa berpikir lebih sistematis. Penggunaan model ini tidak hanya meniingkatkan akurasi hasil akhit, tetapi juga memperkuat strategi berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, model Polya memberikan kontribusi signifikan dalam meninngkatkan kualitas pembelajran matematika dan dapat dijadikan referensi bagi pendidik unntuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami soal cerita di sekolah dasar.
Copyrights © 2026