Pembelajaran bahasa indonesia di kelas 3 sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan yang berdampak langsung pada kualitas pemahaman dan kepercayaan diri siswa. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran, kurangnya pemahaman terhadap materi membaca dan menulis, serta minimnya interaksi dan keberanian siswa dalam dalam menyampaikan pendapat. Artikel ini bertujuan menganalisis akar penyebab ketiga permasalahan tersebut dan merumuskan alternatif solusi beserta strategi mitigasinya. Melalui pendekatan kontekstual, metode diskusi kelompok, pembelajaran berbasis media gambar, serta pemberian umpan balik positif, diharapkan kualitas pembelajaran bahasa indonesia di kelas dapat meningkat secara signifikan. Perencanaan aksi yang disusun mencakup tujuan yang terukur, bukti penilaian yang konkret, serta kegiatan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) dengan asesmen formatif yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026