Permasalahan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di tingkat sekolah dasar kerap bersumber dari rendahnya keterlibatan siswa, minimnya sumber belajar yang tersedia, serta keterbatasan waktu yang dialokasikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai alternatif solusi atas permasalahan tersebut melalui pendekatan analisis kebutuhan yang terstruktur menggunakan instrumen Eksplorasi Alternatif Solusi. Metode yang digunakan adalah kajian deskriptif-kualitatif dengan mengidentifikasi kategori masalah, penyebab, serta kelebihan dan kekurangan dari setiap alternatif solusi yang diusulkan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL), pemanfaatan sumber belajar berbasis lingkungan, dan manajemen waktu yang terencana merupakan strategi yang paling relevan dan aplikatif dalam konteks pembelajaran PKN di sekolah dasar. Selain itu, kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran sederhana serta kolaborasi kelembagaan menjadi faktor pendukung yang tidak kalah pentingnya. Dengan mitigasi yang tepat terhadap kekurangan masing-masing pendekatan, diharapkan kualitas pembelajaran PKN dapat meningkat secara signifikan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026