Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dialektika tradisi dan modernitas pada seni patung Bali di Desa Sesetan era 1970-an sebagai bentuk transformasi budaya visual masyarakat Bali di tengah perkembangan pariwisata dan modernisasi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif estetika dan budaya visual. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi visual, serta penelusuran berbagai penelitian terkait perkembangan seni rupa Bali modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa seni patung Bali di Desa Sesetan pada era 1970-an mengalami perubahan bentuk, fungsi, dan nilai estetika sebagai respons terhadap perkembangan sosial budaya masyarakat Bali. Bentuk patung yang awalnya berorientasi pada fungsi sakral dan religius mulai mengalami pergeseran menuju fungsi estetis dan komersial akibat pengaruh industri pariwisata. Meskipun demikian, unsur-unsur tradisional seperti simbol Hindu Bali, ornamentasi khas, dan karakter figuratif tetap dipertahankan sebagai identitas budaya lokal. Dialektika antara tradisi dan modernitas melahirkan bentuk hibridisasi visual yang memperlihatkan kemampuan seniman Bali dalam beradaptasi tanpa meninggalkan akar budaya tradisionalnya. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya penelitian seni rupa Bali, khususnya terkait transformasi budaya visual dan pelestarian identitas lokal di era modern.
Copyrights © 2026