Pembelajaran sejarah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran historis serta menumbuhkan kemampuan analisis kritis pada peserta didik. Namun, praktik di kelas masih menghadapi berbagai kendala yang berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman peserta didik. Artikel ini mencoba menawarkan rancangan pembelajaran sejarah yang lebih kreatif dan interaktif dengan menggabungkan media visual kronologi, metode role play, serta proyek kolaboratif berbasis Project Based Learning. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penelusuran sistematis terhadap sumber-sumber akademik yang relevan. Proses seleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis dengan metode analisis isi untuk menemukan pola, tema, dan sintesis gagasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media visual kronologi membantu memperkuat pemahaman siswa tentang konsep waktu dan peristiwa sejarah, metode role play mampu meningkatkan keterlibatan serta motivasi belajar, sementara proyek kolaboratif berkontribusi pada pengembangan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis. Integrasi ketiga pendekatan ini menghasilkan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, melainkan memberi kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif melalui beragam pengalaman belajar. Model berbasis aktivitas ini sejalan dengan tuntutan abad ke-21 dan berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah secara menyeluruh.
Copyrights © 2026