Indonesia menghadapi tantangan radikalisme dan ekstremisme di tengah keberagaman agama dan budaya. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan moderasi beragama melalui pendekatan yang tepat. Penelitian ini mengkaji nilai-nilai moderasi dalam hadis Nabi serta proses internalisasinya dalam pendidikan Islam dengan menggunakan metode studi pustaka melalui pendekatan tematik (maudhui). Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi tercermin dalam tiga prinsip utama, yaitu tawasuth (proporsional), tasamuh (toleransi), dan tawazun (keseimbangan). Proses internalisasi dilakukan melalui beberapa tahap: transformasi (pengenalan konsep), transaksi (dialog dan praktik), serta transinternalisasi (pemahaman mendalam dan pembiasaan). Model ini memastikan bahwa moderasi beragama menjadi bagian dari perilaku peserta didik, sehingga membentuk sikap yang seimbang, toleran, dan tidak ekstrem
Copyrights © 2026